Goodbye

image

Hai ini fofo,

Hari ini aku membawa pengumuman. Sebelumnya aku mau ngucapin terimakasih buat siapapun yg mengikuti blog ini ataupun blog satunya. Sungguh, terimakasih banyak semuanya. ^^

Ok, tothepoint ajah yah…

Stelah epilog ff step mother aku posting, aku akan menutup/closed blog ini dalam waktu dekat dan closed dalam jangka wkt yg TIDAK ditentukan.

Dan kemungkinan besar aku juga akan berhenti sbg penulis/author taeny.

Jadi selama blog ini masih aktif, silahkan menikmati fanficku.

Tapi tolong diingat gaes, AKU TIDAK MENGIJINKAN COVER / FANFIC KU DI COPAST TANPA IJIN! DAN AKU MELARANG DALAM BENTUK APAPUN MERE-POST dan SHARE FANFIC DARI BLOG INI!!!
KALO ADA HAL SEMACAM INI, TOLONG BANTUANNYA UNTUK CONTACT ME! OKE?

Klo ada yg kangen mau chat gw silahkan ke email, twiter ato fb @fofohwang
Kalo bisa chat scr privat ya gaes. (plis jangan nyepam di wall) jiah brasa artis ajah lo fo ㅋㅋㅋㅋ

Tapi skali lagi aku ucapin makasih, jeongmal gamsahamnida nae chinguya~ ^^

Sangat menyenangkan berkenalan di dunia perfanfic-an dan bertemu kalian readers, spesialnya para lockhsmith. Terimakasih atas kenangan indah yang kadang seru bgt dan kadang nyebelin. Semuanya pasti gak akan aku lupakan bgitu aja.

Ok, klo gitu… sampai jumpa my beloved friend’s.

Selamat tinggal readers locksmith…

Bye,

and love you..

#PartENDstepmotherUdaAkupost

Step mother END (bagian 1/2)

image

*) Yang lupa sama ff ini, silahkan KLIK DISINI untuk part sebelumnya.

.

.

Suasana jalanan agak sepi, tidak seperti biasanya yang akan penuh sesak dengan kendaraan. Angin yang berhembus terasa menusuk tulang, benar-benar dingin yang menyayat. Lampu-lampu jalanan juga terlihat berkedip-kedip. Namun semua itu tak dapat menghentikan Tiffany. Dia masih berlari, dengan setiap laju langkah kakinya, pikiran gadis itu terbang kepada kenangan-kenangan lama yang masih tersimpan di memori otaknya. Seperti potret pada selembar kertas yang tersimpan dalam album kenangan di kepalanya, dia membaliknya selembar demi selembar. Ya, dia telah mendapatkan kembali ingatan masa kecilnya bersama Taeyeon yang hilang.

Continue reading

Step mother (15)

image

.

.

Cahaya lampu di sebuah taman tampak remang-remang. Di sore hari yang perlahan berubah menjadi larut, wanita dengan rambut pirang terurai itu duduk di bangku coklat, termenung sendirian. Bagaikan sebuah patung yang menjadi bagian dari taman, ia tidak peduli pada udara dingin yang mulai menyentuh kulitnya yang putih pucat. Suasana damai dengan udara yang segar membuatnya enggan mencari tempat selain daripada taman yang sepi ini. Duduk seorang diri, matanya menatap nanar ke langit senja, sembari mengingat-ingat semua hal luar biasa yang telah terjadi pada hidupnya.

Continue reading

Steph mother (14)

image

.

.

Tepat pukul 6.30 alarm berbunyi membangunkan gadis itu. Beranjak dari tempat tidur, ia keluar kamar. Dia melihat ke sekeliling rumah lalu kepalanya berhenti ke salah satu ruangan. Kemudian Tiffany memutuskan menuju ruang tengah, tempat dimana Taeyeon akan lebih banyak menghabiskan waktu disana. Tiffany berjalan mendekat. Sementara debaran jantungnya semakin mengencang, ia menelan ludah dan mencari Taeyeon di sana.

Continue reading

Step mother (13)

image

.

.

Waktu menunjukkan pukul 5 sore dan Taeyeon maupun Tiffany sama sekali belum mengisi perutnya dengan satu pun asupan makanan. Karena keduanya mulai merasa lapar, akhirnya mereka mengakhiri kegiatan bermain-mainnya. Lalu sembari menunggu Taeyeon yang begitu sibuk mengantri membeli dua cup ice cream, Tiffany memilih mengunjungi seorang penjual pernak-pernik.

Continue reading

Step Mother (12)

image

.

.

Hari ini matahari benar-benar sedang tidak bersahabat. Panas teriknya sangat menyengat, seakan sanggup membakar kulit kapan saja. Tetapi ditengah matahari yang begitu terik, ada saja seorang wanita yang berjalan menuju suatu tempat dengan sebuah senyuman di wajahnya. Wanita itu tampak bahagia dan merasa tidak terganggu sama sekali dengan cuaca seperti ini. Mungkin ada alasan di balik itu semua, alasan mengapa ia tampak bahagia.

Continue reading