Step mother (8)

image

.

.

Malam ini Tiffany menghubungi temannya, Lee Sunny, agar datang ke rumahnya secepat mungkin. Namun Sunny tampaknya lebih sibuk dari yang Tiffany pikirkan. Gadis itu mengatakan tidak bisa datang untuk menemani minum hari ini. Tiffany pun tak bisa berbuat apapun selain menunggu hari lain. Lalu terdengar helaan nafas panjang gadis itu saat melihat ke sekeliling rumah yang sekarang sudah dibersihkan. Ruangannya terasa hening, terasa begitu sepi. Sudah 3 malam, dan gadis itu belum juga muncul. Padahal Tiffany sangat butuh penjelasan darinya.

Beberapa saat kemudian Tiffany mendekat ke jendela. Sedikit lebih lama, gadis itu memandangi dinding kaca yang memisah jarak diantara rumah dengan jalanan di depan sana. Wajah gadis itu kusut. Tiffany merasa muram malam ini. Jadi, untuk mengalihkan pikirannya ia menyesap coklat hangat miliknya. Setelah itu Tiffany sempat terdiam lama, tanpa tahu akan berbuat apa. Apalagi di rumah seluas ini, suasana terasa sangat lengang dan sendirian.

Tiffany kembali menghela nafas panjang. ” Dia pergi begitu saja. ”

” Jadi… hanya sampai disini saja ya? ” Tiffany berbicara sendiri. Menerka-nerka apa yang sebenarnya terjadi dengan Taeyeon. Atau lebih tepatnya kemana gadis itu menghilang?

Aigoo~ bukankah ini lebih baik? ”

Ya, ini adalah sesuatu yang paling ia harapkanβ€”kepergian wanita itu.

Tapi

” Tapi-! Setidaknya dia bisa mengatakan sesuatu sebelum pergi, atau menjelaskan sesuatu sekalipun hanya sekedar mengirimiku pesan singkat. Aish! Dasar penipu! Wanita brengsek, aku sungguh tidak bisa mempercayainya. ” komentar Tiffany tanpa bisa menutupi sarkasme dalam suaranya. Tetapi saat membicarakan hal tersebut, ada kecemasan dalam suara Tiffany.

Omo omo! Apa yang sedang kupikirkan? ” Tiffany berujar dalam ketidakpercayaan lalu memukul kepalanya agar kesadarannya kembali. ” Ya Tuhan, apa aku sudah gila? Ada apa denganku? Aish! Menyebalkan! ” Tiffany mendesah kesal. Dia bahkan merasa begitu asing dengan dirinya saat ini dan bertingkah seakan ia menunggu wanita itu. Dia pasti sudah gila, benar-benar gila! Jadi Tiffany memutuskan mencari udara segar di luar. Dia butuh menenangkan dirinya.

Lalu apa yang ia harapkan terjadi. Suara bel rumahnya yang berbunyi menarik perhatian Tiffany. Membuat gadis itu tertarik untuk berjalan cepat menuju pintu, semakin lama semakin mendekat. Kemudian ketika pintu rumah itu terbuka, muncullah seseorang yang Tiffany harapkan selama seharian ini. Seorang wanita berambut panjang, berpakaian kemeja kotak-kotak hitam putih dibalut jaket kulit dengan celana jeans dan sepatu bot hitam sedang berdiri di hadapannya. Oh, sangat berbeda dengan penampilan biasanya. Terlebih lagi dengan rambut yang diikat menjadi satu. Biasanya wanita itu akan menggerai rambutnya begitu saja. Tapi apa pun yang dipakai wanita itu dapat membuat Tiffany terpukau akan penampilannya.

Dan wanita itu, Taeyeon, dengan segala pesonanya, melangkah lebih dekat pada Tiffany dengan membawa sebuah kardus kecil di tangannya. Sedang Tiffany tak berseru memanggilnya karena akan terasa memalukan untuk dirinya. Kemudian wanita itu tersenyum padanya.

” Pany-ah.. annyeong.

Tiffany terkesiap pelan, berusaha menenangkan diri. Tak lama dia mengerjap, berusaha menyadarkan dirinya karena dia harus berbicara pada Taeyeon sekarang juga. Tapi saat wanita itu kembali bersuara, baru kemudian Tiffany menyadari bahwa dia adalah wanita lain. Ya, orang itu bukanlah Taeyeon si wanita menyebalkan itu.

” Nona, apa kau mendengarku? ”

” Nona? ”

N-ne? O-oh, chwesong hamnida. Apa ada yang bisa kubantu? ”

” Oh itu, apa benar nona Kim Taeyeon tinggal disini? Aku datang mengirim paket untuknya. ” jawab wanita itu. Rupanya dia seorang petugas pengantar paket.

.

.

Saat malam kian larut, seorang sopir membelokkan mobilnya ke jalan raya lalu tak sampai lima menit mereka akhirnya tiba di depan sebuah taman kecil yang sepi, dan belum pernah Taeyeon kunjungi. Lalu mobil berhenti, dan sekertaris Ahn menoleh kebelakang dan bertanya dengan nada sopan. ” Apa anda akan turun disini? ”

” Eo. ” sahut Taeyeon sambil membuka pintu mobil dan turun. Segera saja Sekertaris Ahn turun dari mobil dan bergegas menyusul Taeyeon yang sudah berdiri di luar.

” Anda tidak perlu mengikutiku Sekertaris Ahn. ”

Ne, ” pria itu mengangguk mengerti. ” Tapi, nyonya bolehkan saya tahu, apa yang akan anda lakukan setelah ini? ”

” Tentu saja pulang, lalu tidur. ” jawab Taeyeon. ” Astaga~ aku sudah sangat merindukan gadis pemarah itu. ” ujarnya dengan wajah bahagia. Tapi Taeyeon menahan tawanya dan hanya menyisakan sebuah senyum tipis yang cepat menghilang.

” Maafkan aku, tapi bukan itu yang kumaksud. Karena anda sudah bekerja keras demi Sowon Group, anda telah berhasil mengumpulkan 20% saham dan menangkap wakil presdir Jung yang melakukan korupsi. Jadi apa yang akan anda lakukan setelah ini? ”

” Itu… ” Taeyeon akan menjawab tapi suara Taeyeon mendadak tertahan. Ia membuka mulutnya sedikit sebelum menutupnya lagi, terlihat sedikit ragu-ragu, tapi akhirnya membukanya lagi. ” sejujurnya aku pun tidak tahu. ”

Ye..?

” Sekarang aku sedang menunggu. Menebak-nebak kemana seluruh perjuangan ini akan berakhir, dan kemana arah kami akan pergi dari sini. ” jawab Taeyeon serak sambil tersenyum.

” Tapi, sampai saat ini dia bahkan tidak mengingat anda. Rasanya ini terlalu berlebihan. Pasti sangat sulit bagi anda dengan memilih tetap tinggal disisinya. ”

” Ya, kau benar Sekertaris Ahn. ” ujar Taeyeon dalam sekali helaan nafas panjang, lalu memiringkan kepalanya menatap sekertaris Ahn. ” Tapi walaupun begitu, meski sampai akhir dia tidak akan mengingatku lagi, paling tidak aku masih bisa melihatnya. Paling tidak aku masih bisa berpapasan dengannya di jalan, di tempat-tempat yang biasa gadis itu lalui, dimana pun dibagian kota ini. Karena walaupun dia tidak akan mengenaliku. Tapi aku mengenalnya. Dan itu sudah cukup untukku. ”

Benarkah itu saja sudah cukup?

Ya.. mungkin.

Brengsek, tentu saja itu tidak akan cukup! Batin Taeyeon mengerang. Tentu dia akan melakukan apapun, apapun, untuk membuat Tiffany mengingat dirinya. Karena ia tidak akan melepaskan gadisnya lagi.

” Sekarang hari sudah larut, anda bisa kembali. ” sambung Taeyeon.

Ne, algetseubnida. Kalau begitu selamat beristirahat nyonya. ”

Taeyeon mengangguk, lalu sekertaris Ahn membungkuk hormat sebelum kembali masuk kedalam mobil. Tak lama mobil meluncur pergi meninggalkan gadis itu. Sejenak Taeyeon hanya berdiam diri, menghirup udara dalam-dalam. Setelah perjuangan panjang merebut perusahaan dari tangan wakil presdir Jung, kini ia merasa bahagia dengan kembali ke tempat gadis itu. Rasanya seperti ada di rumah, dimana ia berada seharusnya. Bersama Tiffany.

Detik berikutnya Taeyeon beranjak pergi dari sana. Tapi pada saat menuju rumah Tiffany dengan pakaian rapi, Taeyeon justru menemukan gadis itu tengah duduk termenung di taman, seorang diri. Jadi bergegas ia melangkah ke arah Tiffany. Namun hanya sesaat ada pergerakan darinya. Taeyeon lebih memilih berhenti dari jarak tak sampai 200 meter. Sekarang dia hanya tertarik untuk memandangi gadis itu.

Gadis itu sangat cantik. Bahkan saat jalanan dipenuhi dengan kegelapan Tiffany tetap memancarkan kecantikannya. Dan ketika tak ada yang melihat mereka seperti sekarang, terasa seperti hanya ada mereka berdua di dunia ini. Lalu keheningan membuat Taeyeon sekali lagi mengingat kenangan-kenangan mereka yang menyenangkan, juga waktu berharganya bersama gadis itu. Oh, saat-saat indah itu sekarang hanyalah memori. Memori yang tidak akan pernah ia lupakan. Taeyeon pun menemukan dirinya tersenyum lebar. Dia sangat menyukai gadis bermata coklat madu itu. Lebih dari siapapun di dunia ini.

Bukan saja karena Tiffany cantik, melainkan juga cara dia menatapnya dan saat mata gadis itu berbinar-binar ketika dia tertawa kala itu. Membuat Taeyeon merasakan ada kepakan sayap kupu-kupu didalam perutnya. Seakan ada kelopak bunga lili yang mekar menggelitik dinding perutnya. Bahkan setiap dia menemukan dirinya tengah memandangi gadis itu, Taeyeon merasakan ledakan kembang api berkali-kali dan tanpa alasan membuat ia tersenyum.

Namun Taeyeon tidak tahu dan bodohnya, dia baru menyadari bahwa melihat sesuatu yang indah seperti gadis itu bisa membuat dirinya sakit. Mereka bilang, sebenarnya dia tak perlu melakukan ini. Dia hanya perlu mengabaikan gadis itu dan bisa melanjutkan hidupnya. Karena tak ada hari pasti yang menyatakan Tiffany akan mengingatnya dan kembali menerima kehadirannya. Dia bahkan tidak pernah memikirkan ini sebelumnyaβ€”menjadi ibu gadis yang ia cintai. Tapi Taeyeon tahu dia punya alasan, dan seberapa pun abstraknya alasan itu, seberapa gilanya kedengarannya bagi orang lain. Taeyeon merasa melakukan hal yang benar.

Semua karena… ini adalah gadis itu.

” nyonya bolehkan saya tahu, apa yang akan anda lakukan setelah ini? “

Dan ketika pertanyaan Sekertaris Ahn melintas kembali, senyuman Taeyeon tak mampu bertahan lebih lama. Gadis itu menghela nafas panjang, ” Benar, apa yang harus kulakukan? ” dia bertanya pada dirinya. Wajahnya yang sekarang tampak tenang berbanding terbalik dengan rasa gelisah yang menggemuruh dalam dadanya. Tapi keputusan telah memanggilnya. Tentu saja dia akan tetap berdiri seperti ini, tetap berdiri di samping gadis itu sedikit lebih lama. Menjadi ibu untuk Tiffany, dan menjadi pelindungnnya.

Karena….

Nae saranghae, Tippany. ” gumam Taeyeon dengan sangat pelan pada dirinya sendiri.

.

.

.

.

* * *

Note : paket yg datang buat taeyeon, itu adl benda yg diminta taeyon sama sek. ahn (di part sebelumnya).

Advertisements

35 thoughts on “Step mother (8)

  1. 9@50N3

    Ayolah phany ingatlah pd tae, agar aku tau ada hubungan apa antara kau dg tae, apa kalian sepasang kekasih atau udah bertunangan atau,, apa mungkin kalian udah nikah? Wkhaha,,,.
    Tapi beneran thor, sungguh ini sangat panjang haha,,,..

    Like

    Reply
  2. taenykim27

    HAHAHAHHA sedih amat ampe halusinasi gtu si tiffany, kocak anjas kirain gw dia beneran udh plng taunya… trus itu duduk di taman nungguin tae plng aduh aduhh wkwkwkwk

    Like

    Reply
  3. Theyeon

    Gue msh penadsaran..
    Knp taeyeon datang dgn status sbg ibux tiffany.??
    Knp g yg laen? Kan mereka udh temenan dr kecil?πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”

    Like

    Reply
  4. ChipotHyun

    Apa itu paket yang bakalan buat fany Ingat kenangan Taeny dulu sampe buat pany merenung macam itu ..

    Yaaaakk lbh panjang bisa gk

    Like

    Reply
  5. nurhuda.nur

    Pemandangan indah menurut taeng adlah melihat pany dari jarak 200mtr .*LOL*

    Taeng kamu hrs berjuang penuh .harus buat pany ingat sama kamu krna kamu adlah org terspecial bagi pany .jgn nyerah .aku padamu .wkwk .btw bgmn dgn tae jd ibu pany jika mereka brsama nantinya thor ??

    Aku juga pada author
    Gwm udh updt

    Like

    Reply
  6. brigittagapes

    Tae bingung? Gw juga! Salahin authornya noh yg main tebak”an… ato jgn” authornya sama bingungnya???? Wkwkwk….
    Lope lope dah gw ama jln cerita yg mulai ngebuat gw puhyengggg…
    Sabar menanti hasil sebanyak apa perjuangan tae untk tippa…
    See u thor n hwataengggg

    Like

    Reply
  7. noviangale

    200 m aja keliatan indah apalagi 2 cm 😁😊
    Fany mulai rindu tuh 😁(bayangin aja gimana tae ditinggal ke LA) plakk abaikan he..hw..
    Duh kenapa blm ingat sih fany??…

    Like

    Reply
  8. byunayam

    Ku mulai menemukan titik terang(?) πŸ˜‚
    Semangat Tae! Jgn ninggalin ppany klo dia belum inget apa2 😒
    Tpi msh gatau alasan kenapa ppany bisa lupa sm Tae? 😁

    Like

    Reply
  9. vina

    Tae lo terlalu sabar, knp fany gak inget sm tae sih, apa yg sbnrnya dialami sm fany smp lupa sm tae, knp tae pake nyamar sgl jd ibu nya fany

    Like

    Reply
  10. Yeon TaeNy

    Gw greget sama nih cerita..dan masih penasaran sama pany yang ga inget taeyeon sama sekali? Juga hubungan antara taeny dimasa sebelum pany amnesia..! Apa mereka cuma temenan di waktu kecil atau apa? ahh…gw butuh penjelasan nih dari author..#ngarep
    Sepertinya pany mulai ada rasa nih sama taeyeon, baru ditinggal tiga hari dan ga dikasih kabar, aja udah kangen?πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†..Padahal dulu dia yang mau taeyeon buat pergi dari rumah..😝
    Taeyeon, kamu harus tetap burjuang untuk cintamu ke pany, dan jangan pernah nyerah untuk nungu pany ingat kamu..OKE!!

    Like

    Reply
  11. Vin Bluee09

    Tae bertahan sebegitu keras nya coba buat ppany inget lgi ,gpp tae nyamar jadi ibu kekeke biar bisa dket truz ama ppany ..

    Like

    Reply
  12. Black457

    Tae sabarnya melebihi tinggi badannyaa wkwkw moga fany nti inget yaaa. Sabar tae sabar
    Cie fany yg nyariin tae karna ga plg2. Nyariin cieee

    Like

    Reply
  13. Kristya

    Yg sabar ya taetae mudah”an oany inget u hiks hiks baoer ihhh plus greget gw unnie
    Nihh ff emnk top markotop dehh
    Thanks for update unnie
    Semangat teruss ya
    Hwaitinggggg

    Like

    Reply
  14. taenyls4ever

    Taeng setia banget sm ppany 😭😭😭
    Pdhl si cici lupa sm dia 😒.. udah setia.. cinta. Sayang.. nglindungin lg..
    Ya Tuhan.. sisain orang yg kek taeng 1 aj buat saya.. aminn 😭😭

    Like

    Reply
  15. fanytaesti

    Ooh jadi itu alasannya tae ngotot mau ngelindungi tiffany … tae semangat buat tiffany inget kamu lagi … πŸ™†

    Like

    Reply
  16. Kimie

    Salut sama kesabaran taeyeon di sini, aplg mnghadapi tiffany yg tdk ingt siapa taeyeon,,
    πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯πŸ˜₯

    Like

    Reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s